Sejarah Kampung Inggris Pare

Jumat, 20 Januari 20123komentar

Kampung Inggris? apa sih Kampung Inggris itu dan sejak kapan berdiri?, Sejarah berdirinya Kampung Bahasa Inggris (Kampung Inggris) ini berawal dari sebuah lembaga kursus yang didirikan oleh Pak Kalend Osen (lebih dikenal dengan nama Mr. Kalend) pada tanggal 15 Juni 1977, lembaga tersebut bernama Basic English Course atau yang masyhur dengan sebutan BEC sesuai singkatan nama lembaga tersebut. Namun sebelum lembaga kursus BEC berdiri, Pare sudah terkenal dan menjadi tempat favorite mahasiswa dari luar kota yang kebanyakan sedang persiapan untuk ujian Skripsi, orang yang paling dicari oleh para mahasiswa (Kebanyakan mahasiswa akhir semester dari IAIN Sunan Ampel Surabaya) tersebut adalah Ustad Yazid, seorang ahli bahasa asing di Tulungrejo - Pare yang konon menurut cerita masyarakat dan keluarganya beliau menguasai hingga 7 bahasa asing, Mr. Kalend menguasai bahasa inggris pun belajar secara privat dengan Ustadz Yazid.

Lamanya proses berdirinya Ekosistem Kampung Inggris memakan waktu yang sangat lama, dan membutuhkan perjuangan yang luar biasa, Sebut saja bagaimana luar biasanya perjuangan Mr. Kalend dalam merintis lembaganya, Menurut sebagian tokoh masyarakat, Bapak Ahmad Ikhwan, pemangku musholla Al-Ikhwan, Dusun Singgahan, Bapak Drs. H. Hasbi Mursyid, pensiunan guru SMA di Pare, menceritakan bahwa dulu pak Kalend sering mengajar anak-anak di emperan rumah orang kampung atau di serambi masjid Darul Falakh, pernah juga di Balai Desa Pelem, kadang-kadang di bawa ke tempat-tempat bersejarah seperti Candi Surowono, Tegowangi, dan sesekali juga diajak ke lapangan, belajar sambil berolah raga.
Menurut beberapa alumni pertama Mr Kalend seperti Shohib, tetangga sekaligus family dari istri pak Kalend, Ajie Bahleuwi (pendiri kursusan LIBERTY), Liliek Sosiowati, instruktur EECC, menginformasikan bahwa siswa pak Kalend waktu awal-awal mengajar ternyata tidak banyak, sekitar lima sampai sepuluh orang. Itupun yang hadir saling bergantian, jarang istiqomah hadir bersamaan secara penuh di setiap pertemuan. Jadi bongkar pasang. Bahkan pernah siswanya juga habis di tengah jalan.

Kita tentu bisa membayangkan betapa susahnya saat itu untuk mengumpulkan pelajar yang minat dan mau belajar bahasa Inggris! Rata-rata pelajar waktu itu tidak suka bahasa Inggris, karena asumsi mereka bahasa Inggris itu sangat sulit, tidak menarik, ditambah lagi lokasinya di daerah terpencil, listrik belum ada yang mana membuat bahasa inggris tidak populer disini.

Namun Mr. Kalend bukanlah tipe orang yang mudah menyerah dalam menghadapi berbagai keadaan dan tekanan; muridnya habis di tengah jalan, diperlakukan yang tidak layak oleh orang-orang yang tidak suka dengan bahasa Inggris, tuntutan kebutuhan hidup yang terus mengejarnya, dll. Beliau tetap tegar, berdiri tegak dan mencari dan mencari siswa lagi untuk diajari bahasa Inggris.

Meski dengan modal perlengkapan yang sangat terbatas tapi pantang menyerah itulah akhirnya Mr Kalend banyak melahirkan alumni yang akhirnya ikut “meramaikan” kursusan di Pare hingga mencapai “prestasi” seperti sekarang ini.

Jimat pantang menyerah, dan selalu istiqomah (jika dihitung dari berdirinya BEC maka proses terbentuknya Kampung Inggris sudah memakan waktu selama 35 tahun hingga saat ini, ini belum dihitung proses yang diperjuangkan oleh Ustadz Yazid), sehingga sudah sewajarnyalah kampung inggris bisa seperti sekarang ini yaitu menjadi pusatnya belajar bahasa inggris di Indonesia.

Artikel ini di rangkum dari sumber berikut:
  1. Website Duta Pare (Jasa Konsultan, Guide, Pendaftaran Online dan Offline, Wisata Kampung Inggris, Travel Agent): http://www.kampunginggris.co.id/2012/01/jimat-ke-masyhuran-kampung-inggris.html
  2. Database dan website PIKIP (Pusat Informasi Kampung Inggris Pare): http://www.kampoenginggris.com/2011/02/sejarah-kampung-inggris-pare-1.html dan http://www.kampoenginggris.com/2011/02/sejarah-kampung-inggris-pare-2.html
  3. Facebook Kampung Bahasa / Kampung Inggris: www.facebook.com/KampungBahasa
Share this article :

+ komentar + 3 komentar

14 Oktober 2012 08.35

kabar yang pernah saya dengar, Mr. Kalend itu pernah mondok di gontor. O, ternyata salah.

22 Oktober 2012 09.58

3 hari yang lalu saya bersama-sama Forum Silaturrahim Pondok Pesantren Prov. Banten berkunjung ke Mr. Kalend, atas pengakuan beliau (saat wawancara) beliau memang pernah mondok di Gontor (walau tidak tamat)..

14 Februari 2013 10.46

jadi pengen ke pare lagi ne gan, heee
sejak 2006 sampai sekarang gak ada kesempatan untuk silaturahmi dengan pemilik BEC,

nice info gan

www.sambudy.com

Poskan Komentar

 

Copyright © 2011. KAMPUNG INGGRIS PARE - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger